Posts

Showing posts with the label Non Fiksi

Ulasan Cerita Anak: Berawal Dari Kebaikan

Cerita Anak karya Dhaffina Zaskhia Somantri , berjudul "Berawal Dari Kebaikan", bercerita tentang seorang anak bernama Sisil yang sedang berangkat ke sekolah dan bertemu dengan seorang nenek yang hendak menyeberang jalan dan sisil membantunya. Selain itu, setibanya di sekolah Sisilpun membantu teman-temannya yang sedang ribut mencari bola karet yang tersangkut di atap sekolah, namun setibanya di kelas, ia terlambat, sementara guru yang mengajar di kelasnya adalah guru yang terkenal galak di sekolah. Dalam cerita ini tokoh Sisil bersikap baik dengan menolong orang lain yang sedang butuh pertolongan, hal tersebut memberikan pembelajaran bagi pembaca, tentang kewajiban kita membantu sesama. Namun dalam cerita ini saya kurang setuju dengan penjelasan tentang ‘guru yang terkenal galak’, ditakutkan jika pembaca yang notabennya anak-anak, jadi mengkategorikan tentang guru yang baik dan guru yang galak, padahal siapapun guru, dengan apapun tindakannya di sekolah, pasti demi ...

Ulasan Cerpen Historial Fiction: Mei 98

Mengingat salah satu kalimat: Jas Merah atau Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah. Melalui tugas yang diberikan di kelas Fiksi pada minggu ke tiga ini, saya jadi mengingat hal tersebut, ada banyak tragedi yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, salah satunya adalah tragedi yang terjadi di negeri ini pada tahun 1998, yang seharusnya diingat. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas satu Historial Fiction karya Areumdaum, yang berjudul: Mei 98. Cerita yang dimuat dalam buku antologi “Klasik” Tulisan yang bercerita tentang keadaan di era sembilan puluh delapan, dimulai dari kisah yang terjadi di istana nusantara pada bulan Januari 1998. Cerita diawali dari sebuah paragraf: “Bagaimana ini, krisis ekonomi semakin menjadi. Mahasiswa sudah mulai melakukan orasi. Aroma kudeta sudah mulai berembus di seluruh penjuru negeri.” Orang kepercayaan presiden mulai panik. Ia melaporkan berbagai kegiatan mencurigakan yang sudah beberapa bulan ini menjadi sasaran intaiannya. Dari paragr...

Ulasan Cerpen: Kamar Mandi Mertua

Cerpen berjudul 'Kamar Mandi Mertua' yang bisa teman-teman baca di ngodop.com , adalah buah karya seseorang yang berdomisili di Malang, bernama Mabruroh Qosim. Sebelum menilik lebih jauh tentang unsur ekstrinsik dan intrinsik, ingin saya katakan bahwa cerpen ini membuat pembaca jatuh cinta, cerita yang susah di tebak, bikin penasaran, dan tentunya endingnya yang 'Wow'. Berbicara tentang unsur Instrinsik, maka hal yang dibahas pertama kali adalah tema. Cerpen yang berjudul kamar mandi mertua ini bertemakan pernikahan yang diselimuti perselingkuhan. Cerita di awali dari kejadian dimana seseorang bernama Maryani menangkap keganjalan yang terjadi di suatu malam, saat melihat Sari meletakkan sebuah benda di belakang rumah mertua Maryani. Menurut saya penulis berhasil menciptakan awal cerita yang menarik perhatian dan bikin penasaran, di awal sama sekali tidak tertebak bahwa endingnya ternyata Sari adalah selingkuhan dari Marbun, yang tak lain adalah suami dari Maryani. ...

Inspiring woman: Dymar Mahafa

Image
Dymar Mahafa, nama yang tidak asing lagi bagi kami peserta ODOP Batch 7, pasalnya beliau beberapa kali memberikan materi seputar Fiksi di kelas ODOP. Perempuan kelahiran kediri, dua puluh tujuh tahun yang lalu ini mencintai dunia kepenulisan sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan, di awali dengan menulis blog yang berisi seputar belajar bahasa Jepang. Beberapa bidang yang geluti diantaranya pernah menjadi tutor Bahasa Inggris, menjadi ilustrator di ngodop.com, membuat sketsa realis wajah dan ilustrasi untuk buku cerita anak, menggeluti dunia kepenulisan dan sekarang ini beliau mengabdi di SMP Negeri di daerah Kediri. Perempuan yang menginspirasi ini sedang memperjuangkan beberapa impian terpendam, yakni menjadi English lecturer , Ilustrator kondang dan atau writerpreneur . Penggemar musik klasik ini, tergabung dalam beberapa komunitas yang bergerak di bidang kepenulisan yaitu ODOP ( One Day One Post ) sejak tahun 2015, alasan beliau bergabung dengan komunitas tersebut...

Main ke Pantai Kutang

Image
Sumber gambar: Google Sebagai anak rumahan, kalau diminta bercerita tentang tempat wisata yang pernah dikunjungi adalah suatu hal yang rada alot untuk kukerjakan. Bahkan ketika teman-teman menceritakan banyak tempat-tempat keren yang dikunjungi, aku mentok bercerita hanya seputaran daerahku saja. Daerah pesisir, yang mayoritas wisatanya berupa pantai. Kali ini aku akan bercerita tentang salah satu wisata pantai yang terakhir kukunjungi beberapa bulan yang lalu. Mohon maaf karena dalam cerita kali ini, akan kusebutkan satu kata yang   terkesan mengarah ke kata jorok, tapi memang demikian adanya, karena nama pantai ini diambil dari nama salah satu pakaian dalam wanita: Pantai Kutang. Kutang sendiri dalam Bahasa Indonesia berararti 'BH'. Entah bagaimana filosofinya sampai pantai ini dinamai Pantai Kutang, dulu awal mula adanya pantai ini, di bagian selatan jembatan yang berdiri di tengah lautan, ada banyak BH yang bertengger di batu karang. Dugaanku karena...

Review Kumpulan Cerpen "11:11" Karya Fiersa Besari

Image
Sumber: Instagram Fiersa Besari Buku ke lima karya Fiersa Besari, yang menyedot perhatian saat pertama kali rilis, booming nya kumpulan cerpen yang satu ini tidak kalah dengan buku sebelumnya yang juga terbitan Media Kita yaitu Novel yang berjudul “Konspirasi Alam Semesta (Kolase)” dan “Catatan Juang”, kumpulan prosa yang berjudul “Garis Waktu”, serta buku catatan perjalanan yang berjudul “Arah Langkah”. Sebenarnya bisa tertebak isi buku dengan tema apa yang akan ditulis oleh seorang Fiersa Besari, yang merupakan seorang musikus, pendaki gunung, penulis dan menurutku beliau juga seorang pemerhati keadaan negerinya, yang terlihat dari beberapa postingan di akun media sosial yang ia gunakan yang seringkali membahas tentang isu-isu sosial dan kemanusiaan, hal ini berbanding lurus dengan karya-karyanya yang mengangkat tema yang sama, begitu pula pada Kumpulan Cerpen “11:11”. Kumpulan Cerpen yang berjudul “11:11” adalah Albuk alias Album buku yang terbit pada tahun 2018, me...