Pada Serentetan Keinginan
Sumber: Google Dari sekian hari saat aku menyadari bahwa pembunuhan mengintaiku setiap waktu, sejak saat itu pula aku lebih berhati-hati menggerakkan ekorku, mataku lebih jeli lagi melihat keadaan, waspada jika tiba-tiba ada bayangan hitam besar di permukaan perairan, seperti kata kawanku, yang nyawanya hampir melayang, ia bahkan mempraktekkan bagaimana keadaan napasnya yang terengap-engap saat berada dalam tempat gersang yang membuat ekor dan siripnya susah digerakkan, yang ia tahu disekelilingnya banyak sosok-sosok berbadan tegap, kutahu jika sosok-sosok itu disebut: Manusia. Semasa kecil saat berkumpul bersama di sekitar terumbu karang, ibu pernah bilang, bahwa nasib kita bergantung pada sosok-sosok di atas sana, di daratan, mereka adalah manusia yang setiap hari datang ke laut untuk mencari kami dan dengan benda yang mereka bawa, akan menyeret kami ke atas sana untuk dijadikan santapan. Saat aku mendengar cerita Tuna, saat itu juga aku mengingat apa yang pernah ibu sampai...